• 24

    Aug

    KOLOM CELATHU: BONUS KHUSUS

    Bonus Khusus Butet Kartaredjasa Koruptor ternyata bukan sejenis maling. Mereka itu priyayi agung. Orang penting. Buktinya, mereka akan diperlakukan secara khusus, misalnya diminta dengan hormat mengenakan seragam khusus. Rancangan model dan warnanya pun berbeda dengan kostum maling pada umumnya. Meskipun di bagian punggung ada embel-embel tulisan koruptor, keinginan membuat seragam khusus itu, — menurut Mas Celathu hanya akan menegaskan adanya perlakukan khusus terhadap maling resmi itu. Minimalnya akan terkesan bahwa koruptor dan maling adalah berbeda. Meskipun sama-sama melanggar KUHP, seakan-akan koruptor derajatnya lebih tinggi dalam tradisi nyolong-jupuk itu. Kalau ngambil yang bukan haknya itu ya namanya maling, Mbakyu Celathu tiba-tiba menyergah dengan ketus. Husss.buk
  • 10

    Aug

    KOLOM CELATHU: GURU SEJATI

    Dimuat SUARA MERDEKA, Minggu 10 Agustus 2008, hal 1, NASIONAL Guru Sejati Butet Kartaredjasa Musuh terberat dalam setiap peperangan ternyata bukanlah lawan yang bakal menyerang kita. Dengan berbagai strategi siasat cerdik maupun licik mungkin si lawan bisa ditaklukkan. Dan lawan jadi pecundang, kita jadi pemenang. Tapi setelah kemenangan diraih dan kita terkekeh-kekeh menggenggam kemenangan, ternyata si musuh abadi masih belum juga sirna. Dia masih nempel, melekat pada diri. Kemana pun kita pergi, musuh itu terus mengikuti. Jika mau diringkus, dia cekatan berkelit. Mau ditikam, malah menikam duluan. Mau ditinggal lari menjauh, eh malah semakin mendekat. Siapakah musuh yang sulit ditaklukkan itu? Diri sendiri. Inilah yang sekarang sedang menghantui Mas Celathu, setelah dia menyaksikan
-

Author

Follow Me