• 15

    Jun

    KOLOM CELATHU: MENDADAK KONDANG

    Dimuat Suara Merdeka, Minggu, 15 Juni 2008, hal 1, NASIONAL Mendadak Kondang Butet Kartaredjasa Setelah menyelesaikan coreng moreng wajahnya, Mas Celathu sekarang tampil beda. Tidak lagi berbibir sensual dengan kaca mata belor, tapi berwajah punakawan Bagong. Wajah yang jenaka. Berbedak tebal putih, garis mulutnya lebar ndobleh, matanya mlolo bulat seperti cemplon. Dia lalu mematut gaya di depan cermin. Berkola-kali dia pasang aksi laiknya seorang peragawan atau cover boy. Ada pose anggun bak gaya ketua partai. Namun tak sedikit gaya jumpalitan yang kocak: memoncongkan mulut, mecucu, mekangkang sambil kasih hormat, menjulurkan lidah ala Rolling Stone, nungging dan melongkokkan wajah dari selangkangan, dan lain-lain. Isteri dan anak-anaknya yang sedari tadi mengintip apa yang se
  • 11

    Jun

    Puisi Mustofa Bisri: Allahu Akbar!

    Merenungi “Peristiwa Monas” 1 Juni 2008, ada baiknya menerungi sebuah puisi karya penyair-ulama yang saya kagumi ini: Allahu Akbar! A Mustofa Bisri Allahu Akbar! Pekik kalian menghalilintar Membuat makhluk-makhluk kecil tergetar Allahu Akbar! Allah Maha Besar Urat-urat leher kalian membesar Meneriakkan Allahu Akbar Dan dengan semangat jihad Nafsu kebencian kalian membakar Apa saja yang kalian anggap mungkar Allahu Akbar, Allah Maha Besar! Seandainya 5 miliar manusia Penghuni bumi sebesar debu ini Sesat semua atau saleh semua Tak sedikit pun memengaruhi Kebesaran-Nya Melihat keganasan kalian aku yakin Kalian belum pernah bertemu Ar-Rahman Yang kasih sayang-Nya meliputi segalanya Bagaimana kau begitu berani mengatasnamakan- Nya Ketika dengan pongah kau melibas mereka Yang
-

Author

Follow Me