• 9

    Aug

    MENUNGGU CAPRES KENTUT

    Dimuat Kompas, Sabtu 9 Agustus 2008, rubrik TEROKA http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2008/08/09/ 01420652/ menunggu. capres.maaf. kentut Menunggu Capres (maaf) Kentut Butet Kartaredjasa Bagaimana mengukur kualitas cinta pacar kita? Kalau dia sudah berani (maaf) kentut di depan kita! Guyonan yang beberapa tahun lalu dilontarkan Ashadi Siregar, ahli komunikasi sekaligus penulis novel Cintaku di Kampus Biru ini, rasanya masih terngiang di kuping. Bagi saya, tesis jenaka itu bukan sekadar canda. Jika direnungkan ada kedalaman makna. Kentut yang dipahami sebagai tabu jika diledakkan di ranah publik, dan selalu ditahan karena dianggap memalukan, kali ini dibiarkan hadir tanpa sungkan. Saya mengartikan, ini adalah wujud kepasrahan, keikhlasan, dan ketelanjangan diri. Mungkin secara eti
-

Author

Follow Me