• 30

    Nov

    KOLOM CELATHU: DIPAKSA PENSIUN

    dimuat SUARA MERDEKA, Minggu 30 November 2008, Nasional, hal 1     Dipaksa Pensiun Butet Kartaredjasa Mulai pekan lalu Mas Celathu sudah berhenti jadi presiden bodongan di sebuah republik yang juga bodongan. Tepatnya ia dipaksa pensiun dini oleh kekuatan modal asing yang karena kekuasaannya bisa mengatur nasib sebuah program televisi. Bukannya sedih, Mas Celathu malah pringas-pringis kesenangan. Aku terbebas dari protokoler rutin he he he malah bisa kembali menikmati hidup mat-matan di kampung . Ini kan kemewahan yang terpaksa hilang beberapa bulan belakangan, ujar Mas Celathu yang hidupnya teruji berspekulasi. Tak ada kesedihan lantaran pensiun. Mbakyu Celathu dan ketiga anaknya juga menyambut gembira peristiwa ini. Soalnya, jika Mas Celathu banyak nongkrong di rumah, ar
  • 26

    Nov

    SYAIR LAGU: MAS CELATHU

    Menandai peluncuran buku “PRESIDEN GUYONAN” sebuah lagu diciptakan oleh Djaduk Ferianto, dan dinyanyikan pertama kali oleh Orkes Sinten Remen di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Rabu 26 November 2008. Mas Celathu Syair Butet Kartaredjasa, Music/aransemen Djaduk Ferianto/Orkes Sinten Remen   Nice to meet you Selalu ingin ketemu kamu Oooooo..Mas Celathu, Mas Celathu. Rupane lucu, awake lemu Cangkeme lunyu, ceblang-ceblung sesukamu Seringnya saru, tapi selalu gawe guyu Ooooo..Mas Celathu, Mas Celathu Selalu kurindu karena kau selalu berseru untuk Indonesia baru yang ingin maju Ooooo..Mas Celathu, Mas Celathu Saban Minggu kutunggu teriakanmu Menyuarakan luka jiwa sakitnya kalbu Kutahu, tak semua suka kamu Karena cangkemmu tanpa r
  • 23

    Nov

    KOLOM CELATHU: JURUS MENGINJAK

    Dimuat SUARA MERDEKA, Minggu 22 November 2008, Nasional, hal 1 Jurus Menginjak Butet Kartaredjasa Pekan lalu Mas Celathu dapat kesempatan dolan ke negeri Saudara Tua yang berbendera seperti kartu domino ndol song. Negeri Sakura alias Jepang alias Negeri Matahari Terbit alias Negeri Bekas Penjajah alias The Sinchan Country. Sungguh kesempatan yang menyenangkan. Setidaknya, di sana suami isteri yang sok kritis ini bisa membandingkan, kayak apa sih sebenarnya pemerintahan yang memihak rakyat? Artinya, benar-benar bikin kebijakan yang menguntungkan dan membahagiakan masyarakatnya. Bukan malah menyengsarakan. Pemerintahan yang bener itu ya harus begitu. Selalu menomersatukan pelayanan publik. Lihat tuh, tikungan tepi jurang dikasih selongsong besi baja dan pagar beton. Supaya mobil
  • 17

    Nov

    KOLOM CELATHU: KLETHIK-KLETHIK

    Dimuat SUARA MERDEKA, Minggu 16 November 2008, hal 1, Nasional   Klethik-klethik Butet Kartaredjasa Mbakyu Celathu sudah hafal betul kebiasaan suaminya. Tanpa diperintah, isteri yang gemati ini saban hari pasti menyediakan apa yang didoyani suaminya. Maklumlah, mereka sudah melewati usia kawin perak. Jadi masing-masing telah saling kenal sarengat alias kebiasaannya. Antisipasi Mbakyu Celathu selalu jitu. Makanya, di meja keluarga Celathu selalu terhidang aneka klethik-klethik alias makanan ringan. Pagi hari, biasanya pisang goreng penyet bertabur keju, singkong rebus bersantan, lumpia goreng, dan buah-buahan segar. Siang dan malam, saat suami jagongan atau nglembur di depan komputer, biasanya cemawis dalam stoples: emping ubi garut, kacang mete gore, bawang goreng krispi, peyek
  • 9

    Nov

    BUKU "PRESIDEN GUYONAN"

    PRESIDEN GUYONAN sudah nyengenges di Gramedia, Toga Mas, Social Agency dan toko-toko buku lainnya. Ukuran 14 X 21 cm, Kertas Cover Ivory 230 gram, Isi 300 hal, Finishing Cover Laminating Doft, Jilid bloklem Harga bandrol Rp. 60.000,- Beli via online: HANYA Rp. 54.000,- (disc 10%), sudah termasuk ongkos kirim (Pulau Jawa). Untuk luar Jawa dan luar negeri silakan lihat harga ongkos kirim di website posindonesia.co.id atau tikinet.co.id. CARA PESAN: 01. Klik comments di bawah, tulis jumlah pesanan dan alamat pengiriman, atau pesan langsung dengan menghubungi Mbak Emi 081328716880 atau 0274-387928 02. Transfer pembayaran Rp. 54.000,- ke rekening BCA Yogyakarta, No Rek 445 0950 012, atas nama Emi Wafiroh. 03. Bukti transfer di-fax ke 0274-387928 atau diemail ke kitabsarimin@yahoo.co
  • 8

    Nov

    KOLOM CELATHU: OBAH MAMAH

    Dimuat Suara Merdeka, Minggu 9 November 2008, hal 1 Obah Mamah Butet Kartaredjasa Pekan lalu nama Obama semangkin ngetop. Hampir seluruh dunia menyebut dan mengagumi nama lelaki keturunan Kenya, Afrika, itu. Penampilannya sungguh fenomenal. Menggebrak sejarah. Inilah kali pertama orang kulit hitam jadi presiden di negeri super power yang selama ini didominasi keturunan bangsa kulit putih. Dikit-dikit Obama. Sebentar-sebentar Obama. Di televisi, di surat kabar, di radio, bahkan di obrolan warung di pojok-pojok kota. Semua demam Obama. Tapi, jangan kaget. Bagi Mas Celathu, Obama bukan sesuatu yang asing. Boleh dibilang dia sudah sangat akrab sejak duku kala. Ah, yang bener? Wuelehkok nggak percaya. Obama itu kan predikat untuk saya, jelas Mas Celathu serius. Begini ceritanya. Karena k
  • 2

    Nov

    SILAKAN BACA RUU PORNOGRAFI

    BANYAK YANG BELUM BACA…. SILAKAN BACA DAN CERMATI!!!! Ternyata banyak yang belum membaca RUU Pornografi. Jadinya sering keliru, lalu meyangka “yang menolak” adalah “setuju pornografi”. Padahal bukan begitu. Yang ditolak adalah UU-nya. Kita semua pasti anti pornografi. Sebuah UU tak bakalan bisa mengubah moralitas masyarakat hanya dalam sekejap. Membutuhkan proses yang panjang, dan itu hanya bisa dilakukan dengan pelayanan pendidikan yang baik. Andaikan UU ini dipaksakan, menurut saya, akan membahayakan kehidupan bersama dalam semangat kemajemukan. Karena itulah, supaya tidak terjadi salah kaprah, silakan baca dan cermati RUU Pornografi yang tempo hari telah di-sah-kan ini. RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PORNOGRAFI BAB I KETENTUAN UMUM
  • 2

    Nov

    KOLOM CELATHU: RAJA NYAPRES

    Dimuat SUARA MERDEKA, Minggu 2 November 2008, hal 1 Raja Nyapres Butet Kartaredjasa Sebagai tukang tonil, Mas Celathu tak bakal kesulitan memainkan tokoh-tokoh berpangkat tinggi. Tinggal pilih, mau peran bergengsi macam apa? Jadi lurah, bupati, adipati, raja, gubernur jendral? Semua oke untuk dilakoni. Bahkan, menjelma presiden bodongan di sebuah republik yang cuma mimpi, hingga kini masih dilakoni. Dia menyadari semua itu sebagai sebuah permainan. Karena itulah ketika suatu kali ada pertanyaan iseng,Nggak nyapres, Mas? dengan sembrono Mas Celathu menjawab, Males ah.. apa enaknya? Wong saya sudah ngicipi semua pangkat tinggi itu..he he he Raja ya pernah, presiden ya masih jalan. Mau apa lagi? Mas Celathu sudah cukup bangga sempat menduduki jabatan itu. Biarpun itu sekadar pura-pu
  • 31

    Oct

    MENOLAK UU PORNOGRAFI

    Saya anti pornografi, karena itulah saya menolak UU Pornografi Soalnya undang-undang Pornografi itu sangat ngeres, porno banget. Mengancam kebhinekaan. Berpotensi melahirkan konflik horisontal. Dan yang paling berbahaya: pasal-pasal dalam UU itu multi tafsir. Siapa yang kuat akan mendapatkan pembenaran atas tafsirnya. Dan yang lemah akan tergusur. Karena itulah, saya menaruh hormat untuk kawan-kawan seperjuangan di F-PDIP, F-PDS, dan 2 angota F-PG dari Bali, yang konsisten menjaga kesehatan jiwanya dengan walk out. Menolak UU Pornografi. Mereka telah membela hak-hak rakyat yang paling substansial. Selanjutnya, marilah teruskan perjuangan melalui koridor demokrasi: judical review ke Mahkamah Konstitusi !!! Kita ganyang kejahatan pornografi. Dan teruslah berjuang membela akal sehat,
  • 25

    Oct

    KOLOM CELATHU: MEMPERJUANGKAN PERUT

    Dimuat SUARA MERDEKA, Minggu 26 Oktober 2008, hal 1 Memperjuangkan Perut Butet Kartaredjasa Sampeyan itu lagi gandrung ya? Kok dari tadi ngaca melulu, tanya Mbakyu Celathu bernada curiga. Dari pagi sampai matahari nyaris tenggelam, Mas Celathu memang hanya wira-wiri mematut diri di depan cermin. Tabiat yang tak lazim ini jelas mengundang prasangka. Apalagi ini dilakukan orang seumuran Mas Celathu, yang konon lagi puber kedua. Tabloid hiburan full gosip yang kerap dibaca Mbakyu Celathu, memang sering kasih warning. Mengingatkan supaya para isteri waspada seumpama melihat suami bertingkah nganeh-anehi. Termasuk jika tiba-tiba sibuk berdandan. Mas Celathu cuek. Dia asyik dengan dirinya. Lewat pantulan cermin, dia melihat dirinya yang bertelanjang dada. Dia memiringkan badan. Membusung. Me

Author

Follow Me